Firman Maulana Personal Journal

 

Waktu Batu

Terjadinya Kala. Terjadinya Durga
"Aku ada tidak sengaja. Aku adalah dentuman besar di lubang kosmos dan setelahnya"
Sebuah dongeng tentang terjadinya Sang Waktu, juga ancaman yang turut lahir bersamanya.

Anakku Duapuluh Tujuh. Duapuluh Delapan dengan Suamiku
"Aku masih cantik kan, suster. Anakku saja tak henti-henti menciumi tubuhku"
Cerita tentang kesedihan Sinta. Ia baru saja menyadari bahwa Watugunung, suaminya, yang begitu dicintainya adalah anaknya yang dulu pergi dan tak kembali.

Kunjungan Terakhir di Wilayah Domestik
"Ah, Mak sayang. Tentu ia senang jika tahu aku sudah pulang"
Kisah tentang Watugunung yang pergi dari rumah karena dipukul ibunya waktu merengek minta makan.

Waktu Batu 3:Teater Garasi

Menggambar Bulan Menari di Bawah Kakiku
"Jangan berhenti dulu. Setiap kali kau berhenti, kau kehilangan kesempatan untuk berlari dariku. Apalagi, mendekatiku"
Watugunung yang marah, menyusun kekuatan untuk menguasai dunia.

Amnesia, Amnesia
"Kapal-kapal datang dari barat... Mengganti nama benda-benda. Perlahan, diam-diam, dan dalam percepatan yang melumpuhkan ingatan, mereka memaksakan wajah-wajah asing, tubuh-tubuh asing, untuk dikenakan. Dan segalanya tak lagi sama..."

tulisan lengkapnya

Tolong Beritahu Saya

Tolong beritahu saya bagaimana cara 'mempertahankan' orang-orang yang saya cintai!!!
Satu detik saja, ya hanya satu detik lebih lama bersama mereka

#
"Innalillahi wa innaillahi roji'un. Nenek meninggal dunia pukul 01.30"

Sender :
Ibu
+6281xxxxxxx

Sent :
21-Sept-2004
02:52:18

Dalam 1, 2, 3. Kami pun Menjadi Sahabat

Saya sendiri masih sering tercengang dengan waktu. Sehari, seminggu, setahun atau bahkan tujuh tahun tidak mempunyai standar yang jelas. Kadang bisa terasa secepat kilat atau malah sebaliknya. Apa beda antara hubungan dua tahun dengan tujuh tahun pun sampai sekarang saya masih belum mengerti. Ketika saya telah siap untuk memasuki kehidupan orang lain sang waktu pun tak bisa mengekang saya dengan ayunan langkahnya yang tak pernah berhenti. Dua atau tujuh tahun sama saja. Tidak ada batasan waktu untuk menyelami kehidupan seseorang. Itu yang saya rasakan saat ini.

Bahwa makin lama menjalin hubungan makin susah melepasnya dan makin besar resiko sakitnya itu hanya pikiran saya saja yang sedang bermain-main dengan hati saya.

tulisan lengkapnya

Mencoba Belajar

Ya saya ternyata masih sering lupa untuk belajar. Dalam seminggu terakhir ini saya mencoba untuk bangkit. Menata hari. Menata hati. Mencoba optimis, seperti biasa. Saya meyakinkan pada diri sendiri bahwa saya adalah orang yang tegar. Dan saya bisa. Mulai menjalani hari-hari yang benar-benar berbeda. Mulai membuat impian baru.

Saya mulai mencoba membagi cerita dan rasa pada teman-teman terbaik yang pernah saya kenal. Bukan bermaksud berkeluh kesah, tapi ada satu niatan tersembunyi, saya benar-benar mau belajar. Ketika hal buruk terjadi, dunia menjadi sangat sempit. Yang ada cuma saya dan rasa sakit.

tulisan lengkapnya

Wanita Impian

Apa sekarang kata-kata "Beauty only skin deep" masih relevan ?
Beberapa teman saya kadang ngomong banyak tentang kriteria pasangan hidup yang diimpikannya. Sebagian besar teman saya memang laki-laki jadi yang diomongin tentu kriteria seorang wanita idaman. Yah ada sih yang nrimo ing pandum

"Wes iso entuk pacar ki alhamdulillah fir" katanya

Weh kalo kasusnya gitu sih kamu gak jatuh cinta sama pacar kamu, mungkin kamu lagi beruntung aja, ^_^. Ada juga yang super idealis, kalo gak bisa dikatakan hidup dalam mimpi, huehehe

"Pokoknya (kalo bisa) orangnya cantik, kulitnya putih mulus, rambutnya item lurus panjang, giginya bersih, idungnya gak pesek, bapaknya kaya, etc, etc" Pokoknya keduniawian sekali, pure physicaly (diam-diam saya juga berharap demikian hahaha just kidding)

tulisan lengkapnya

Mula | Sebelum | ... 17 18 19 ... 22 23 24 25 26 27 28 ... 30 | Berikutnya | Akhir

saya
laki-laki dua puluh enam tahun; tinggal di yogyakarta, indonesia, menikmati setiap detik hidupnya dan bla bla bla...

del.icio.us

pengumpan

Dutahost
jurnal firman maulana 2003–2008