Firman Maulana Personal Journal

 

"Dik Firman, meski 'what we have more than what we can say' (M Polanyi), tapi satu hal yang kan kami bisikkan, yang meski dengan lenggokan tangan; bahwa hidup memang semakin berarti dengan peristiwa-peristiwa.
Kita mungkin telah 'sering lupa' bahwa karena peristiwa itu; kita telah belajar, sedang dan masih belajar, dan meneguhkan dalam hati bahwa esok kan selalu belajar.
Hingga yang paling penting bukan hanya meng-ULANG TAHUN itu saja, tapi there's something hidden behind it, ada sesuatu tersembunyi.
Ketaksadaran; uncons, kata Jeffry ya, anak psi temenmu itu.
Bahwa: tak sadar kau telah terikat mengalir di dua danau kembar, seperti puisi: realiti dan imaji.
Bahwa kau adalah tulang-tulang penuh potensi, bahwa kau adalah 'titah' yang humane (penuh kasih dan tak membeda-bedakan), adalah kenyataanmu.
Dan bahwa kau akan menjadi 'sumur kang sinuba' (menjadi): be disinterested man, dan pula bahwa-bahwa yang lain, itu adalah angan-anganmu.
Moga-moga: u're what u can imagine u'll be.
Yang bukan hiper optimis tentunya, tapi kesungguhan yang benar-benar sungguh, hingga suatu saat kau kan tahu bagaimana itu, dan siapa dirimu.
Sekali lagi, hanya satu hal: Slamat meng-ulang tahun"

danar | 26 juli 03

firman maulana

saya
firman maulana, 26 tahun, menikmati hidup, mencintai bulan.

email
no spam

last.fm

jurnal firman maulana 2003–2008