Firman Maulana Personal Journal

 

Hatimu Ditinggal Dulu

Manusia-manusia kuat, begitu aku menyebutnya, temanku. Segelintir, tampak rapuh, termarjinalkan, menyatu dengan tumpukan sampah, kardus bekas, botol-botol plastik, ranting-ranting kering, bebatuan dan aspal yang keras. Mereka yang mampu membuat kita menangis dan melihat betapa miskin, rakus, lemah dan tak bersyukurnya diri kita. Bersentuhan dengan mereka selalu menjadi pencerahan yang ironis; pahit. Proses belajar yang selalu menusuk relung hati nurani. Jangan pernah ditinggal ya, bawa terus hatimu...
;untuk menjadikanmu manusia.

untuk seorang teman wartawati yang lupa meninggalkan hatinya ketika bekerja,
ketika bertemu dengan manusia-manusia kuat

7 komentar »

  1. gravatarAdvent
    Jumat, 15 Agustus 2008, 8:25:16

    Jangan pernah tinggalkan hati

  2. gravatarjeprong
    Jumat, 15 Agustus 2008, 9:02:30

    jagalah hati, jangan kau tinggalkan !!

  3. gravatargXp
    Jumat, 15 Agustus 2008, 11:43:56

    Seorang teman baik, me-link blog ini dan menyebutnya "sebuah blog yang indah.." memang benar adanya walaupun di-update sama jarangnya dengan blog-ku sendiri.. hehe.. :D

  4. gravatarkus
    Sabtu, 6 September 2008, 5:32:01

    kalau pakai hati, oplah gak bakalan naik - naik :) , pa kabar kang ?

  5. gravatarfirman
    Sabtu, 6 September 2008, 8:14:02

    #3 hehehe, memulai dan mengakhiri adalah hal-hal tersulit dalam hidup :p
    #4 le petit prince ne parle pas de nombre :)

  6. gravatarEllya
    Jumat, 10 Oktober 2008, 4:24:11

    seringkali aku lupa kalo punya hati. ah baiklah, aku akan menyimpannya dalam saku :)

  7. gravatarLieZmaya
    Selasa, 21 Oktober 2008, 1:44:54

    aku punya hati tapi kdang beku kalo musim ujan :P

pengumpan

nama *

email *

URI (opsional)

URI adalah hal yang bersifat opsional, anda berhak merahasiakannya. Tag yang diijinkan adalah <a><strong><em>.

Untuk menampilkan gravatar icon anda harus menjadi anggota layanan gratis gravatar.com dan memasukkan alamat email. Email Anda tidak akan ditampilkan. Sungguh.

Komentar:



Diletakkan di Solilokui pada Kamis, 14 Agustus 2008, 7:10, sementara ada 7 komentar.

jurnal firman maulana 2003–2008