Firman Maulana Personal Journal

 

Paman Gober Belum Juga Mati

Kematian paman gober ditunggu-tunggu semua bebek. Tidak ada lagi yang bisa dilakukan selain menunggu-nunggu saat itu. Setiap kali penduduk Kota Bebek membuka koran, yang mereka ingin ketahui hanya satu hal : apakah hari ini Paman Gober sudah mati. Paman Gober memang terlalu kuat, terlalu licin, dan bertambah kaya setiap hari. Gudang-gudang uangnya berderet dan semuanya penuh. Setiap hari Paman Gober mandi uang disana, segera setelah menghitung jumlah terakhir kekayaannya, yang tak pernah berhenti bertambah.

Kematian Paman Gober - SGA

Paman Gober belum juga mati. Koran, radio, blog bahkan semua media informasi di seluruh negeri membuatnya menjadi headline. Pemerintah negeri bebek tersenyum simpul. Sedikit lega. Tak lagi menjadi sorotan, tak lagi dicecar rakyat; yang masih terendam banjir, tertimbun longsor dan tercekik harga kedelai.

Pemerintah negeri bebek belum lupa jika rakyatnya mudah dibuat lupa.

12 komentar »

  1. gravatardancrot
    Jumat, 18 Januari 2008, 8:30:20

    Aku belum lupa : mereka pelupa.
    Apalagi aku.

  2. gravatarpipie
    Sabtu, 19 Januari 2008, 13:43:25

    aku termasuk orang yang menanti, tapi tanpa melupakan kesengsaraan rakyat negeri bebek.

    tadinya aku sempat mengira kalo ini bener2 cerita tentang Donal bebek. hehe.. ternyata.. itu... :p

  3. gravatarBeZie
    Sabtu, 19 Januari 2008, 15:29:32

    ..aku tak kan pernah lupa pada betapa pelupanya aku..


    cool ^_^
    *aku tadi mw nulis apa yha :P?*

  4. gravataradvent
    Selasa, 22 Januari 2008, 9:05:10

    kenapa bebek goreng rasanya enak?

  5. gravatarSu
    Selasa, 22 Januari 2008, 13:18:30

    asumsi gw:
    ga ada satu pun rakyat indonesia yang bisa ngasi keputusan terbaik untuk menyikapi kasus bebek

    solusi:
    Tuhan perlu turun tangan :P

    anyway, nitip blog gw donk:

    www.kutubkubeku.blogspot.com

    jgn lupa baca terus yaah..(hahah)

  6. gravatarKeujanandaripagi
    Minggu, 27 Januari 2008, 20:22:54

    Paman Gober baru saja Pergi..
    *selamat jalan, Jenderal!!!*

  7. gravatarAddin
    Kamis, 6 Maret 2008, 11:28:28

    aku gak yakin aku bisa lebih baik dari dia jika aku ada di posisinya, paling-paling kerusakan yang sama tapi tanpa sebutan bapak pembangunan.

  8. gravatarIlma
    Jumat, 7 Maret 2008, 5:54:16

    Ini ngomongin sapa yah? :D

    Waktu Quraish Shihab kemarin memberi sambutan, beliau berkata bahwa The Smiling General itu banyak jasanya..kita sudah sepakat bahwa beliau disebut Bapak Pembangunan. Disamping itu Quraish Shihab juga berkata bahwa orang tak luput dari kesalahan.

    Kalau aku di posisinya? Pada jamannya?
    Aku sendiri tak tau apa bisa berprestasi lebih baik. Dari wawancara di tempo sekitar akhir taun sebelum masuk rumah sakit, "Paman Gober" itu berkata kalo nyatanya dia gak korup.

    Kalau itu benar, berarti selama ini kita banyak fitnah dan prasangka.
    Kalau itu salah, berarti dia yang bohong. That's it.

    Yang jadi kesimpulan: dia cerdas, ahli strategi, pandai mengambil kesempatan, dan terkadang terlalu berani sehingga banyak musuhnya.

    Kalau wataknya yang lain: mudah tersinggung dan diktator, kayaknya emang bener. Tapi dia juga suka menolong, bekerja dengan cekatan, dan setia pada istrinya.

    Lepas dari semuanya, aku tidak membenci dia.

  9. gravatarsaylow
    Selasa, 11 Maret 2008, 20:19:05

    Para bebek cotot lipi! Die! Die! You dirty duck! hihihihi

  10. gravataroos
    Jumat, 28 Maret 2008, 12:29:27

    Kayaknya yang dulu bercita-cita jadi anggota DPR aku deh...:)

  11. gravatarfirman
    Minggu, 27 April 2008, 6:00:33

    #7 anda tak boleh jadi pemimpin negeri ini, apatis, terlalu pesimis

  12. gravatarwinoto
    Rabu, 30 April 2008, 4:50:33

    Wah,kukira ini ngomong soal amerika yang resesi (lagi intens perhatikan resesi amerika)... ternyata paman gober to...

pengumpan

nama *

email *

URI (opsional)

URI adalah hal yang bersifat opsional, anda berhak merahasiakannya. Tag yang diijinkan adalah <a><strong><em>.

Untuk menampilkan gravatar icon anda harus menjadi anggota layanan gratis gravatar.com dan memasukkan alamat email. Email Anda tidak akan ditampilkan. Sungguh.

Komentar:



Diletakkan di Teriak pada Rabu, 16 Januari 2008, 19:13, sementara ada 12 komentar.

jurnal firman maulana 2003–2008