Firman Maulana Personal Journal

 

Ketika Kota ini Mulai Berkabut

"Kamu tahu? Telinga adalah bagian terdingin dari tubuh manusia." Kataku, padamu, ketika kabut putih itu mulai turun dan dinginnya menelusup kaku kedalam jaket yang memang tidak tebal.


"Hmm, aku tak setuju." Jawabmu. "Bukan telinga, tetapi hati. Iya, hati adalah bagian terdingin dari manusia."

...

Dan bulan yang hampir purnama dengan cahaya temaramnya seakan ikut mengangguk, mengiyakanmu.

Lalu ada; bayangan-bayangan yang melintas di kepala, beberapa hati manusia yang telah membeku

...karena aku.

3 komentar »

  1. gravatarjenx
    Sabtu, 17 Desember 2005, 15:16:22

    how can u sense that? bout 'coldness' yang dipunyai sang hati...?
    touch it?
    xxexexe...
    fir, ditanyain mbak tari..

  2. gravatarkus
    Minggu, 18 Desember 2005, 13:11:56

    hati yang paling dingin, setuju juga ane. tapi kepala juga bisa dingin.

  3. gravatarfirman
    Senin, 19 Desember 2005, 12:47:40

    #1 iya jeng, dengan 'menyentuhnya' :)
    #2 dua-duanya mas kus, 'coldest' and 'hottest' part of the human body.

pengumpan

nama *

email *

URI (opsional)

URI adalah hal yang bersifat opsional, anda berhak merahasiakannya. Tag yang diijinkan adalah <a><strong><em>.

Untuk menampilkan gravatar icon anda harus menjadi anggota layanan gratis gravatar.com dan memasukkan alamat email. Email Anda tidak akan ditampilkan. Sungguh.

Komentar:



Diletakkan di Harian pada Kamis, 15 Desember 2005, 22:11, sementara ada 3 komentar.

jurnal firman maulana 2003–2008