Firman Maulana Personal Journal

 

Sudah Maret

Ingatkah kau?

Kita bertemu terakhir kali saat bulan mati sebagian, saat hujan mulai mampir, saat jalanan terang meski bukan sabtu malam, saat para darwis mulai berhenti menari dan waktu bapak-bapak pelaku jathilan masih juga menanti trance yang tak kunjung datang.

Sudah lama sejak saat itu...
Banyak yang aku lewatkan, bukan?

Ah, aku memang sedikit tidak beruntung, sahabat. Tapi, maukah kamu menceritakannya kembali padaku, sedikit saja: tentang kisah angin yang selalu membantu kepak sayap, tentang sungai-sungai yang selalu bercabang, tentang bulan dan matahari, tentang senyuman yang selalu kurindukan, tentang manusia, stasiun, jalan-jalan sepi, senja, gunung, laut dan durian limaribu kotabaru.

Sembari memutar mocca's lucky man dan menyeruput kopi pait dari lampung;
Aku akan bercerita tentang februari,
februariku...

(setelah ceritamu, tentunya)

Komentar »

  1. gravatarDamar's mom
    Rabu, 2 Maret 2005, 11:47:23

    lho, bukannya di bulan Maret biasanya hujan malah mulai berhenti??

    "Ingatan" itu kejadiannya di negara mana Oom?

    Pak, sama-sama anggota MAPALA dong (mahasiswa paling lama)? :D

pengumpan

nama *

email *

URI (opsional)

URI adalah hal yang bersifat opsional, anda berhak merahasiakannya. Tag yang diijinkan adalah <a><strong><em>.

Untuk menampilkan gravatar icon anda harus menjadi anggota layanan gratis gravatar.com dan memasukkan alamat email. Email Anda tidak akan ditampilkan. Sungguh.

Komentar:



Diletakkan di Renung pada Rabu, 2 Maret 2005, 10:30, sementara ada 1 komentar.

jurnal firman maulana 2003–2008