Firman Maulana Personal Journal

 

Rabumu Semestinya Tidak Kelabu

Bulan purnama itu, senyuman itu,
malam-malam panjang itu, matahari itu,
harapan-harapan itu, pesan pendek itu,
dan akhirnya airmata itu;
duh sahabat, aku sama sekali tidak tahu.

Yang aku tahu hanya:
semestinya rabumu tidak kelabu...

3 komentar »

  1. gravatarel
    Rabu, 16 Februari 2005, 18:04:17

    huhuhuhu...beneran tuh mas, semestinya rabu sayah tidak kelabu... ;(

    (ups, ngaku2 hihihi)

  2. gravatarviga
    Minggu, 20 Februari 2005, 23:05:53

    indahnya bulan purnama !!

  3. gravatardamar
    Rabu, 23 Februari 2005, 9:27:56

    aih si Oom, penggemar Dian Sastro toh.....? Sama dong kayak ayah (mungkin ayah ga sadar perempuan yang setia di sampingnya kayak dian sastro juga, wakakak.....:D)

    eh, boljug tuh bukunya. Di Gramedia dah ada belum ya....?

pengumpan

nama *

email *

URI (opsional)

URI adalah hal yang bersifat opsional, anda berhak merahasiakannya. Tag yang diijinkan adalah <a><strong><em>.

Untuk menampilkan gravatar icon anda harus menjadi anggota layanan gratis gravatar.com dan memasukkan alamat email. Email Anda tidak akan ditampilkan. Sungguh.

Komentar:



Diletakkan di Teriak pada Rabu, 16 Februari 2005, 11:57, sementara ada 3 komentar.

jurnal firman maulana 2003–2008