Firman Maulana Personal Journal

 

Pesan Singkat dari Dina

Tidak perlu bingung
Begini saja,
berapapun jarak kita
kan kukirim untuk mu
setangkai cinta
setiap hari
setuju ?

A poem by Rieke Diah Pitaloka

Setuju!
Bagaimana harus kuucapkan pengakuan ini:
Aku jatuh cinta berulangkali pada matamu danau dalam hutan di negeri ajaib yang jauh menyelusup dalam ingatan itu.
Berabad-abad yang lalu, kuucapkan selamat tinggal pada apa pun yang berbau dongeng, atau masa silam.
Tetapi cinta, bukan sebotol coca cola.
Atau film Disney; di sana tokoh apa pun tak pernah mati.
Juga bukan Rumi yang menari.
Sebab pada matamu bertemu semua musim, sejarah, dan sesuatu yang mengingatkan aku pada suatu hari ketika waktu berhenti,
dan kusapa engkau mesra sekali...

#
this posting's category was With Dina category

Komentar »

  1. gravatarAir
    Selasa, 12 April 2005, 14:59:37

    Komentar apa ya kak. Apik tenan dech!

pengumpan

nama *

email *

URI (opsional)

URI adalah hal yang bersifat opsional, anda berhak merahasiakannya. Tag yang diijinkan adalah <a><strong><em>.

Untuk menampilkan gravatar icon anda harus menjadi anggota layanan gratis gravatar.com dan memasukkan alamat email. Email Anda tidak akan ditampilkan. Sungguh.

Komentar:



Diletakkan di Harian pada Senin, 9 Agustus 2004, 4:10, sementara ada 1 komentar.

jurnal firman maulana 2003–2008